Sabtu, 18 September 2010

Rumus Kehidupan A'la Papan Catur

Hidup manusia seperti papan catur,

Adakalanya ia menjadi kuda, ia bisa berjalan melewati setiap hitam dan putihnya dunia, namun ia hanya dapat memandangnya dalam pola L.

Adakalanya ia menjadi pion, ia dapat berubah menjadi apa saja ketika sampai di ujung perjalanan. Namun ia hanya bisa bergerak maju selangkah demi selangkah, tak pernah bisa melihat ke belakang, saat ada orang lain menghalangi jalannya, ia tak dapat berjalan lagi.

Adakalanya ia menjadi menteri, ia bisa berjalan sejauh apa yang ia inginkan, tapi jalannya tak pernah diwarnai lika-liku dunia, bila ia berada di jalur putih, selamanya ia berada di jalur putih, bila ia berada di jalur hitam, selamanya ia berada di jalur hitam.

Adakalanya ia menjadi benteng, ia dapat berjalan jauh ke depan, melewati setiap hitamputihnya dunia. Namun hidupnya selalu tergantung pada apa yang memberikan jalan baginya.

Adakalanya ia menjadi Sang Raja, yang berkuasa, yang dilindungi berbagai pihak yang selalu setia menolongnya. Namun, ia tak pernah bisa melangkah sejauh mungkin, langkahnya hanya terhenti pada satu hidup. Pada akhirnya ia akan terkepung oleh kejahatannya sendiri karena telah mengorbankan orang-orang yang melindunginya.

Dan adakalanya ia menjdai patih kerajaan, ia tidak dapat bergerak L, namun ia tidak pernah mempermasalahkan kekurangannya. Setiap kelebihannya ia gunakan untuk melindungi. Ia mampu beradaptasi dengan berbagai lapisan yang ada. Walaupun pada akhirnya ia harus terbunuh karena kelalaian Sang Raja.



Manakah yang akan kaupilih?????????

Tidak ada komentar:

Posting Komentar