Rabu, 06 Oktober 2010

10 Tahun...............Past, Present, Future

Andaikata aku bertemu dengan 2 wajah.....

Wajah yang satu adalah diriku sepuluh tahun yang lalu
Dan wajah yang lain adalah diriku sepuluh tahun mendatang

Apa yang akan kupikirkan???

Ketika kulihat diriku sepuluh tahun yang lalu... Apakah aku melihat wajah yang telah diajari apa itu hidup? Itukah wajah yang selalu dirundung renda-renda kesedihan? Atau itukah wajah yang selalu tenggelam dalam riak-riak kegembiraan? Tahukan wajah itu apa itu cinta, pengorbanan, dan persahabatan? Ataukah hanya kekerasan, kemunafikan, dan keserakahan? Masih penuh tanyakah wajah ini? Atau ia telah puas dengan segala hal yang membuatnya jadi seperti ini? Apa ia sudah tahu apa itu narkoba, seksualitas, dan pembantaian?

Kemudian kulihat diriku sepuluh tahun yang akan datang... Apakah wajah ini menggambarkan suatu kebijaksanaan? Berapa banyak garam yang telah ditelannya untuk sebuah pencapaian makna hidup? Hidup apa yang dipilihnya, berkeluarga, atau membiara? Berapa banyak orang yang telah mengenalnya? Berapa banyak orang yang mencintainya? Berapa banyak orang yang membencinya? Berapa banyak orang yang telah terselamatkan karenanya? Dan berapa banyak pula orang yang telah mati karenanya? Apa dia masih patut hidup? Atau sebaiknya mati saja?

Apakah semua itu ada artinya?

Waktu telah memisahkan jarak kami bertiga....

Apakah kami orang yang memang berbeda?

Tapi kami lahir dari harim yang sama, hidup dengan jiwa yang sama, dan berkalang tanah di tempat yang kan sama pula.

Tapi aku memang merasakan perbedaan dari kami bertiga.........
Tapi mereka adalah aku....
Maka itulah.....

Tidak pernah ada manusia yang dengan lihai menilai setiap titik perbuatannya.....
karena ia tak pernah melihat dirinya secara nyata......

Hanya ia yang mampu melihat ke dalam lembaran pikiran dan lubuk hati nurani
yang mampu melakukannya.....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar